Song

Saturday, 20 September 2014

Batas Dunia


Jika aku tak dapat melihatmu…
bahkan dijarak terdekat diplupuk mata ini...
maka maafkanlah aku…

Dan jika aku tak dapat menyentuhmu…
bahkan dijarak terdekat dihelaan nafas ini…
maka maafkanlah aku untuk yang terkhir…

Bagai angin yang menerbangkan daun dan menyisakan rantingnya…
seperti itulah akhir kisahku bersamamu…

Hapuslah air matamu...
mulailah berpaling dari batu ini…
dan tataplah jalan yang ada dihadapanmu…

Hujan akan segera turun…
membasahi sudut bumi…

Pulanglah…
pulanglah tanpa aku…
dan segeralah kabarkan pada hatimu…
bahwa dukamu akan menjadi warna terindah dalam setiap ingatanmu bersamaku…

Sekali lagi…
maafkanlah aku yang tak melihatmu dan tak menyentumu dijarak terdekat ini…

Namun di sini…
yang entah dibelahan mana aku berada…
aku menginginkan kamu bahagia dengan senyum dan tawa terindahmu…

Kemarin tentang biasan rindu yang merangkai cemas...
Kini tak berpulang hangat dalam pelukanmu...

No comments:

Post a Comment