Sebenarnya aku telah lama mati…
Jauh sebelum aku mengenal luka dan derita…
Namun hati ini masih mencari arti dari rasa sakit akan cinta…
Melawan sesuatu yang membuatku tak berdaya adalah sebuah kebodohan…
Namun itu nyata dari pada aku harus berlari dalam sebuah ketakutan…
Memang terasa aneh ketika aku terluka akan cinta…
Justru cintalah yang menyelamatkanku...
Namun kali ini berbeda…
Berbeda karena cinta itu datang dari hati yang lain…
Sosok yang tak pernah aku impikan dan aku harapkan…
Kini telah membuatku bermimpi dan berharap…
Untuk dapat mencintainya dengan sepenuh hati…
Cinta yang indah untuk kau yang terindah…
Kaulah alasan untukku tetap hidup…
Song
Monday, 7 April 2014
Tuesday, 21 January 2014
Dapat Kau Pahami
Ketika semua pergi dan tak lagi di sini hari-hariku mulai sepi,
warna dihidupku mulai memudar, Arahku mulai tak menentu, langkahku mulai tak pasti...
Sepi...
Tak ada cerita yang menghadirkan canda dan tawa, tak ada cinta yang mengahadirkan rindu seperti hari yang lalu saat cinta masih hangat menyelimuti hati ini...
Harusnya dapat aku tahankan semua itu untuk waktu yang lama...
Namun, semua tak mampu aku lakukan dan tak dapat aku tahankan hingga waktu berlalu yang perlahan mulai menghapus semuanya...
Namun, semua tak mampu aku lakukan dan tak dapat aku tahankan hingga waktu berlalu yang perlahan mulai menghapus semuanya...
Kini hanya luka yang mendiami hati ini dan membawaku pada kerinduan yang teramat dalam...
Jika lukaku ini dapat kau artikan bahagia buatmu maka akan aku biarkan seperti ini...
Namun aku ingin kau pahami, aku selalu mecintaimu...
Namun aku ingin kau pahami, aku selalu mecintaimu...
Jika kau katakan aku tak pernah ada saat kau sendiri, tak pernah mengerti segala lukamu dan tak lagi setia kepadamu...
Maka sadarilah saat aku benar-benar tak berada tepat disisimu...
Maka sadarilah saat aku benar-benar tak berada tepat disisimu...
Maafkan aku...
Sekalipun hati tak ingin dan harus terluka...
Namun itulah yang harus aku pilih...
Meninggalkan semua ini dan mulai melupakannya untuk selamanya...
Sampai kau mampu sadari tentang apa yang telah terjadi...
Namun itulah yang harus aku pilih...
Meninggalkan semua ini dan mulai melupakannya untuk selamanya...
Sampai kau mampu sadari tentang apa yang telah terjadi...
Kini aku doakan semoga kau temukan seseorang yang dapat mengerti segala inginmu...
Dapat bahagiakanmu saat kau sendiri, dapat membuatmu tersenyum saat kau terluka dan dapat mencintaimu dengan setulus hatinya...
Dapat bahagiakanmu saat kau sendiri, dapat membuatmu tersenyum saat kau terluka dan dapat mencintaimu dengan setulus hatinya...
Bahagialah cinta...
Karena kau pantas untuk mendapatkannya...
Tak perlu kau ingat ataupun kau kenang kisah kita karena ia akan hilang dengan sendirinya...
Karena kau pantas untuk mendapatkannya...
Tak perlu kau ingat ataupun kau kenang kisah kita karena ia akan hilang dengan sendirinya...
Monday, 20 January 2014
Jeritan Hati
Beribu kesakitan darimu...
telah aku relakan untuk kau nikmati...
Kau masih sama saja...
Menelanjangiku dengan seribu kejalanganmu...
Kapan kau puas menguliti tubuh ini...
Kapan kau sadar telah melumat hati ini...
Semua sama saja...
Hanya sanggup tuk bertanya...
Siapa yang hina...
Gunung akan tetap membatu..
rumput akan segera mengering...
Semua sama saja...
hanya nampak untuk sembunyikan dia...
telah aku relakan untuk kau nikmati...
Kau masih sama saja...
Menelanjangiku dengan seribu kejalanganmu...
Kapan kau puas menguliti tubuh ini...
Kapan kau sadar telah melumat hati ini...
Semua sama saja...
Hanya sanggup tuk bertanya...
Siapa yang hina...
Gunung akan tetap membatu..
rumput akan segera mengering...
Semua sama saja...
hanya nampak untuk sembunyikan dia...
Saturday, 19 October 2013
Hati Yang Kurindui
Wahai
engkau…wajah yang ku rindukan…
Aku
disini memandangimu penuh pengharapan darimu...
Wahai
engkau…jiwa yang ku impikan…
Aku
disini mengharapkanmu hadir temani aku…
Wahai
engkau…hati yang ku dambakan…
Aku
disini menantikanmu membawaku
pada cintamu...
Wahai
engkau...nama yang
ku sebutkan…
Tahukah kau...bahwa aku
mencintaimu...
Entah
bagaimana dapat aku
menghentikan semua ini...
Semakin ku menolak rasa ini, maka semakin aku tak berdaya...
Tak
berdaya...karena telah dalam aku salami perasaan ini tentangmu…
Hingga menyentuh relung hati terdalam…
Aku sadar
dan aku mengerti…batas
antara kau dan aku...
Namun semua
tak dapat ku hindari...
Rasa ini telah
menjadi biasan rindu di setiap hariku...
Walaw
seperti itu, lewat untaian kata ini…
Aku hanya
ingin kau tahu…bahwa
hatiku selalu merindukanmu…
Meski tanpa
sentuhanmu di sini…
Biarkanlah...
Biarkan
aku meramu ini dengan baik dan biarkan…aku berjalan tanpa terhenti untuk melawan derasnya desiran rindu...
Menepikan perasaanku kepadamu...
Untuk engkau hati yang ku rindukan...
Subscribe to:
Posts (Atom)